Brazil masih Brazil, tapi auranya udah beda.🇧🇷🥀
Sejak terakhir juara dunia 2002, Brazil belum pernah lagi sampai final World Cup. 2018 dihentikan Belgia di perempat final, 2022 dihentikan Kroasia juga di perempat final.
Bahkan di kualifikasi 2026 zona CONMEBOL, Brazil cuma finis posisi 5. Untuk negara yang namanya Brazil, itu udah cukup buat bilang: aura mereka nggak semenakutkan dulu.
Hari ini (14/6) lawan Maroko aja. Maroko nggak main seperti tim yang takut sama lima bintang di dada Brazil.
Maroko berani press, berani duel, berani pegang bola, bahkan sempat bikin Brazil kelihatan gak nyaman.
Brazil sekarang bukan kekurangan pemain bintang. Dari kiper sampe pemain depan, rata-rata pemain top semua. Allison, Marquinhos, Casemiro, Guimaraes, Vini, Raphinha, Cunha.
Kesannya Brazil sekarang lebih terasa seperti kumpulan pemain top, bukan monster turnamen.
Dulu Brazil punya kombinasi skill joga bonito, Sekarang skill-nya masih ada, tapi efek intimidasi itu mulai pudar.
Mungkin bukan Brazil yang menurun. Tapi evolusi sepak bola dunia yang makin modern.
Maroko, Kroasia, Jepang, dan banyak tim lain sekarang nggak lagi datang cuma buat ngeramein. Mereka datang buat mukul balik.
Mereka masih besar. Mereka masih punya nama. Tapi dunia udah nggak setakut itu lagi sama mereka.
Semoga membaik di match kedua, tim Samba.🇧🇷