.... "tergerak" bukan menjadi semakin pluralis, tenggang rasa, "dewasa" malah justru menjadi semakin egois, merasa diri sendiri paling benar dan orang lain mesti ikut maunya, memandang rendah yg berbeda, yg "liyan", dan bersedia melakukan apa saja untuk menindas yg "liyan" itu.