Mohon maaf min. Harga hak siar gak sesederhana itu. Bukan cuma sumatera yang perlu adil, rasanya kita juga perlu adil dalam pikiran.
Wajar emosi lihat tetangga bisa streaming gratis, tapi narasi "negara maju vs mundur" kurang pas buat kasus hak siar Piala Dunia. Harga dari FIFA itu ditentukan ukuran pasar. Penduduk kita 280 juta, Malaysia 34 juta. Tentu secara nominal total kita jauh lebih mahal.
Mari hitung secara proporsi.
๐ฎ๐ฉ INDONESIA: Rp1,3 Triliun dibagi 280 juta orang = cuma Rp4.600 per kepala!
๐ฒ๐พ MALAYSIA: Rp569 Miliar dibagi 34 juta orang = Rp16.700 per kepala.
Selain itu makin banyak yang rebutan hak siar di suatu negara makin mahal pula hak siarnya.
Nah di malaysia Karena total beban biayanya jauh lebih kecil, pemerintah Malaysia dan sponsor korporat di sana lebih mudah melakukan patungan untuk menutup seluruh biaya (buyout), sehingga hak siar televisi maupun digitalnya bisa digratiskan ke masyarakat.
Kalian harus tahu ini juga wak...โ๏ธโ๏ธโ๏ธ
Buat nampol pejabat dirut tvri yang kolot itu.
Perbandingan indonesia vs Malaysia hak siar piala dunia 2026
1. INDONESIA: Rp1,3 TRILIUN
TVRI free-to-air gratis di tv digital tapi Berbayar di streaming
2. MALAYSIA: Rp569 Miliar
Semua gratis baik tv digital maupun streaming di RTM sekali klik tanpa daftar tanpa ribet.
Begitulah bedanya negara maju vs negara mundur. Semua di persulit padahal udah pakai duit rakyat.