Mulai ada reaksi balik di masyarakat itu namanya.
Kampus UI dan UGM bukan lagi terkenal karena prestasi mahasiswanya, tapi karena suka demo dan orasi mahasiswanya yang kayak bukan "orang terdidik" suka caci-maki, menghina dan kasar.
@UGMYogyakarta bahkan kehilangan kredibilitas lembaganya, untuk validasi ijazah yang dikeluarkannya sendiri. Ini juga akan menyebar ke universitas lain di Indonesia.
"Bagaimana kualitas ijazah Universitas di Negara Indonesia? Kok lembaganya sendiri sudah verifikasi itu ijazah asli tapi masih diragukan?"
Akhirnya yang terdampak, semua lulusan universitas di seluruh Indonesia.
Makanya, universitas itu dipecah jadi dua saja:
β£ Satu Universitas Khusus mahasiswa yang suka Politik, demo dan caci-maki yang cita-citanya masuk partai Politik.
β£Satu Universitas non Politik, buat mahasiswa yang mau focus belajar dan kejar prestasi akademik, agar masa depannya besok lebih terjamin dan ingin bekerja.
Jadi yang mau demo silahkan, tapi mahasiswa yang tidak mau demo jangan dipaksa.
Haknya harus dihormati.