Sejarah antivirus dimulai dengan kemunculan virus komputer pertama, Creeper, pada tahun 1971. Sebagai respon, program Reaper dibuat untuk menghapus Creeper, menandai awal dari pengembangan perangkat lunak antivirus.
Perusahaan antivirus komersial pertama muncul pada 1980-an, seperti McAfee dan Norton. Perkembangan selanjutnya melibatkan deteksi berbasis tanda tangan, dan kini teknologi berbasis cloud dan AI menjadi yang terdepan dalam perlindungan.
Creeper adalah program komputer eksperimental yang ditulis oleh Bob Thomas di BBN pada tahun 1971. Iterasi aslinya dirancang untuk berpindah antara komputer mainframe DEC PDP-10 yang menjalankan sistem operasi TENEX menggunakan ARPANET, dengan versi selanjutnya oleh Ray Tomlinson yang dirancang untuk menyalin dirinya sendiri antara komputer daripada hanya berpindah.
Versi Creeper yang mereplikasi diri ini secara umum diterima sebagai worm komputer pertama. Creeper adalah uji coba yang dibuat untuk menunjukkan kemungkinan program komputer yang mereplikasi diri yang dapat menyebar ke komputer lain.
Program ini bukan merupakan perangkat lunak berbahaya yang aktif karena tidak menyebabkan kerusakan pada data, satu-satunya dampak yang ditimbulkan adalah pesan yang dikeluarkan ke teletype yang berbunyi "AKULAH PENJAHAT : TANGKAP AKU JIKA KAU BISA"
Reaper adalah perangkat lunak antivirus pertama yang dirancang untuk menghapus Creeper dengan melintasi ARPANET. Perangkat lunak ini diciptakan oleh Tomlinson pada tahun 1972.
Reaper: Antivirus pertama:
Ray Tomlinson, yang juga mengembangkan Creeper, kemudian menciptakan program lain bernama Reaper yang berfungsi sebagai antivirus untuk menghapus Creeper dari sistem. Reaper juga merupakan program yang menyebar dan menampilkan pesan, namun tujuannya adalah untuk membersihkan sistem dari Creeper.
Singkatnya, Creeper adalah virus komputer pertama, bukan antivirus. Ia adalah program yang menyebar dan menampilkan pesan, yang kemudian memicu pengembangan antivirus pertama Reaper.