𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐚𝐢𝐤, 𝐰𝐚𝐥𝐚𝐮 𝐤𝐨𝐧𝐝𝐢𝐬𝐢𝐦𝐮 𝐬𝐞𝐝𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐛𝐚𝐢𝐤-𝐛𝐚𝐢𝐤 𝐬𝐚𝐣𝐚..🫰

Joined November 2020
2,359 Photos and videos
Pinned Tweet
Hal seperti inilah yg membuat kita pantas disebut Manusia..💕👍

26
180
1,377
129,242
QS Al-Baqarah : 61 KETIKA NIKMAT YANG ADA TIDAK LAGI TERLIHAT CUKUP “Dan (ingatlah) ketika kalian berkata: ‘Wahai Musa, kami tidak tahan hanya dengan satu macam makanan. Maka mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia mengeluarkan bagi kami apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, mentimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya.’ Musa berkata: ‘Maukah kalian mengambil sesuatu yang lebih rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Turunlah ke suatu kota, maka kalian akan memperoleh apa yang kalian minta.’ Lalu ditimpakan kepada mereka kehinaan dan kemiskinan, dan mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Yang demikian itu karena mereka mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. Yang demikian itu karena mereka durhaka dan melampaui batas.” (QS. Al-Baqarah: 61) ✨ Makna Besar Ayat Setelah Allah: ✔ menurunkan manna dan salwa ✔ memberikan air dari batu ✔ menaungi mereka dengan awan Sebagian Bani Israil justru mulai mengeluh. Mereka berkata: "Kami tidak tahan dengan makanan ini terus-menerus." Padahal makanan itu adalah karunia langsung dari Allah. Ayat ini mengungkap satu penyakit hati yang sangat manusiawi: 💠 terbiasa dengan nikmat hingga tidak lagi menghargainya.
3
4
26
704
𝕬𝖘𝖌𝖆𝖗 🌐 retweeted
Hmm

425
908
5,786
278,457
Ada ya manusia yg bisa melakukan hal2 luar biasa seperti ini ya.. 👏👍

1
16
Apapun spesiesnya, perempuan kalo ngambek kelakuannya sama semua. 😅 x.com/ImtiazMadmood/status/2…

1
27
QS Al-Baqarah : 57 Nikmat yang Datang Tanpa Diminta, Tetapi Tetap Tidak Disyukuri > “Dan Kami naungi kalian dengan awan, dan Kami turunkan kepada kalian manna dan salwa. (Kami berfirman): ‘Makanlah dari rezeki yang baik-baik yang telah Kami berikan kepada kalian.’ Mereka tidak menzalimi Kami, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.” (QS. Al-Baqarah: 57) --- ✨ Makna Besar Ayat Setelah Allah menyelamatkan Bani Israil dari Fir'aun... setelah membelah laut... setelah menghidupkan mereka kembali... Allah masih terus mencurahkan nikmat. Di tengah perjalanan yang berat di padang pasir: ☁️ Allah menaungi mereka dengan awan. 🍃 Allah menurunkan manna dan salwa sebagai makanan. Artinya: 💠 pertolongan Allah tidak berhenti pada satu peristiwa. Rahmat-Nya terus mengalir. --- 🌱 Nikmat yang Datang Tanpa Perjuangan Besar Manna dan salwa adalah rezeki yang Allah berikan secara langsung. Mereka tidak perlu: menanam memanen berburu Namun kebutuhan mereka tetap dipenuhi. Ini mengajarkan: 👉 ada rezeki yang datang melalui usaha. 👉 ada pula rezeki yang datang murni karena karunia Allah. Dan keduanya tetap berasal dari Allah. --- 🌿 Awan di Tengah Padang Pasir Bayangkan hidup di tengah gurun yang panas. Lalu Allah menghadirkan naungan. Nikmat ini terlihat sederhana. Tetapi bagi orang yang berada di tengah terik yang menyengat... naungan adalah rahmat yang luar biasa. Sering kali nikmat terbesar bukan sesuatu yang spektakuler. Tetapi sesuatu yang setiap hari kita rasakan. --- ✨ “Makanlah dari Rezeki yang Baik” Allah tidak hanya memberi rezeki. Allah memberi: 💠 rezeki yang baik. Ini menunjukkan bahwa Allah menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya. Dan setiap nikmat seharusnya mendorong manusia kepada: ✔ syukur ✔ ketaatan ✔ pengakuan atas karunia Allah --- 🌱 Mereka Tidak Menzalimi Allah Ayat ini ditutup dengan kalimat yang sangat dalam: > “Mereka tidak menzalimi Kami, tetapi mereka menzalimi diri mereka sendiri.” Ketika manusia kufur nikmat... Allah tidak kehilangan apa pun. Ketika manusia bermaksiat... kerajaan Allah tidak berkurang sedikit pun. Yang rugi adalah manusia itu sendiri. Karena ia kehilangan: keberkahan ketenangan kedekatan dengan Allah --- 🌿 Kufur Nikmat Dimulai dari Kelalaian Tidak semua kufur nikmat berupa ucapan. Kadang dimulai dari: ✔ menganggap nikmat sebagai hak ✔ lupa bersyukur ✔ merasa semua hasil usaha sendiri ✔ menggunakan nikmat untuk maksiat Dan perlahan hati menjadi keras. --- ✨ Nikmat yang Tidak Disadari Seperti Bani Israil yang terbiasa dengan manna dan salwa... manusia hari ini juga sering terbiasa dengan nikmat. Sehingga lupa bahwa: udara adalah nikmat kesehatan adalah nikmat keluarga adalah nikmat iman adalah nikmat waktu adalah nikmat Apa yang setiap hari ada di sekitar kita... sering kali justru paling jarang disyukuri. --- 💬 Renungan > “Banyak manusia tidak kurang nikmat... mereka hanya terlalu terbiasa dengannya hingga lupa bersyukur.” --- 🌿 Pesan Mendalam QS Al-Baqarah:57 mengajarkan: 👉 setiap nikmat memiliki tujuan. Yaitu agar manusia semakin mengenal Allah, semakin bersyukur, dan semakin taat. Karena nikmat yang tidak melahirkan syukur... sering berubah menjadi ujian. --- 🌱 Inti Ayat • Allah terus mencurahkan nikmat kepada hamba-Nya • Rezeki berasal dari Allah, baik melalui usaha maupun karunia langsung • Kufur nikmat merugikan diri sendiri • Banyak nikmat menjadi tidak terlihat karena terlalu biasa • Syukur menjaga hati tetap hidup --- 🌿 Penutup Ayat ini seperti ajakan untuk melihat kembali hidup kita: > “Sebelum mengeluhkan apa yang belum ada... lihatlah berapa banyak nikmat yang sudah Allah letakkan di sekelilingmu sejak lama.”
2
12
40
1,067
Mata kecilmu merekam kebingungan, tapi pundak mereka sedang menahan beban perubahan. Jangan takut pada riuhnya demo hari ini, Nak. Mereka sedang berteriak agar masa depanmu tidak dipaksa untuk diam. #demo
2
11
129
7,354
QS Al-Baqarah : 55 Ketika Manusia Menuntut Bukti yang Melampaui Batas > “Dan (ingatlah) ketika kalian berkata: ‘Wahai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sampai kami melihat Allah dengan jelas.’ Maka halilintar menyambar kalian, sedang kalian menyaksikan.” (QS. Al-Baqarah: 55) --- ✨ Makna Besar Ayat Setelah menyaksikan: ✔ laut terbelah ✔ Fir'aun tenggelam ✔ berbagai tanda kebesaran Allah Sebagian Bani Israil masih berkata kepada Musa: > “Kami tidak akan beriman sampai kami melihat Allah secara langsung.” Ini menunjukkan satu pelajaran besar: 👉 masalah terbesar manusia tidak selalu kurang bukti. Kadang masalahnya adalah hati yang tidak mau tunduk. --- 🌱 Ketika Bukti Tidak Lagi Menjadi Masalah Sering kali manusia berkata: > "Kalau ada bukti, saya akan percaya." Namun ayat ini menunjukkan bahwa seseorang bisa saja melihat banyak bukti... tetapi tetap meminta bukti yang lain. Mengapa? Karena keraguan tidak selalu berasal dari kurangnya bukti. Kadang ia berasal dari: ⚠ kesombongan ⚠ kerasnya hati ⚠ keengganan untuk menerima kebenaran --- 🌿 Iman dan Batas Kemampuan Manusia Allah menciptakan kehidupan ini sebagai ujian. Sebagian besar perkara iman memang berada pada wilayah: 💠 percaya kepada Allah yang tidak terlihat. Jika segala sesuatu harus dilihat dengan mata terlebih dahulu... maka ujian keimanan kehilangan maknanya. Karena iman berarti mempercayai kebenaran berdasarkan petunjuk yang Allah berikan, bukan menuntut agar seluruh perkara gaib menjadi terlihat. --- ✨ Bahaya Sikap Menunda Keimanan Perkataan mereka pada dasarnya adalah: > "Kami akan beriman nanti, jika syarat kami dipenuhi." Ini penyakit yang sering muncul dalam berbagai bentuk. Ada yang berkata: nanti kalau sudah sukses nanti kalau sudah tua nanti kalau sudah tenang nanti kalau semua pertanyaan terjawab Padahal kebenaran tidak menunggu manusia siap. Manusialah yang harus merespons ketika kebenaran datang. --- 🌱 Halilintar sebagai Peringatan Ayat ini menyebut bahwa mereka disambar halilintar. Ini menjadi peringatan bahwa: 💠 manusia memiliki batas. Tidak semua hal dapat dipaksakan sesuai keinginannya. Dan tidak semua tuntutan kepada Allah lahir dari ketulusan mencari kebenaran. --- 🌿 Melihat Tidak Selalu Membuat Beriman Sejarah menunjukkan: Fir'aun melihat mukjizat. Kaum Nabi Nuh melihat peringatan. Bani Israil melihat laut terbelah. Namun tidak semua beriman. Karena yang menentukan bukan sekadar mata yang melihat. Tetapi hati yang menerima. --- ✨ Hati yang Tunduk Lebih Berharga daripada Mata yang Menyaksikan Ada orang yang tidak pernah melihat mukjizat dengan matanya... tetapi beriman. Ada pula yang menyaksikan tanda-tanda luar biasa... namun tetap menolak. Karena sumber keimanan sejati adalah: 💠 hati yang jujur di hadapan Allah. --- 💬 Renungan > “Bukan semua yang melihat akan beriman. Tetapi hampir semua yang benar-benar beriman telah belajar untuk tunduk sebelum melihat semuanya.” --- 🌿 Pesan Mendalam QS Al-Baqarah:55 mengajarkan: 👉 jangan jadikan keimanan bergantung pada terpenuhinya semua keinginan akal dan mata. Karena Allah telah memberikan cukup petunjuk bagi siapa saja yang benar-benar ingin mencari kebenaran. --- 🌱 Inti Ayat • Banyak bukti tidak selalu melahirkan iman • Keimanan membutuhkan ketundukan hati • Manusia memiliki keterbatasan dalam memahami perkara gaib • Menunda kebenaran adalah bahaya besar • Hati yang jujur lebih penting daripada sekadar melihat tanda --- 🌿 Penutup Ayat ini seperti teguran halus bagi setiap pencari kebenaran: > “Jangan menunggu sampai semua rahasia tersingkap untuk beriman... karena cahaya petunjuk diberikan bukan kepada mereka yang menuntut segalanya terlihat, melainkan kepada mereka yang mau mengikuti kebenaran yang sudah Allah tunjukkan.”
1
5
20
501
Surat Qaf — Ketika Allah Lebih Dekat dari Urat Leher Surat Qaf adalah surat ke-50 dalam Al-Qur'an, terdiri dari 45 ayat. Surat ini dibuka dengan satu huruf yang penuh misteri: ق ۚ (Qaf) Lalu Allah bersumpah dengan Al-Qur'an yang mulia. Namun yang paling menyentuh dari surat ini bukanlah pembukaannya, melainkan sebuah ayat yang mengubah cara kita memandang diri sendiri dan hubungan kita dengan Allah. --- Allah Mengetahui Isi Hati Kita Allah berfirman: «"Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya. Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya." (QS. Qaf: 16)» "Wa nahnu aqrabu ilaihi min hablil wariid." Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya. Urat leher adalah bagian yang sangat vital dalam tubuh. Kita jarang menyadari keberadaannya, tetapi hidup kita bergantung padanya. Allah menggunakan gambaran itu untuk menjelaskan betapa dekat-Nya Dia kepada kita. Bukan dekat secara fisik, tetapi dekat dengan ilmu-Nya, pengawasan-Nya, rahmat-Nya, dan pengetahuan-Nya yang sempurna. Tidak ada satu pun yang tersembunyi dari-Nya. --- Tidak Ada yang Tersembunyi Allah mengetahui: - Pikiran yang tidak pernah kita ucapkan. - Ketakutan yang kita sembunyikan. - Air mata yang tidak dilihat siapa pun. - Doa yang hanya bergetar di dalam hati. Bahkan ketika manusia tidak memahami kita, Allah sudah mengetahui semuanya. Karena itu, ayat ini mengandung dua pesan besar: Pertama: Jangan Merasa Aman dari Pengawasan Allah Niat yang buruk, riya yang tersembunyi, dan kemunafikan yang tidak terlihat manusia tetap diketahui Allah. Tidak ada topeng yang mampu menutupi hati dari-Nya. Kedua: Jangan Merasa Sendirian Kesedihan yang tidak bisa diceritakan kepada siapa pun, luka yang tidak menemukan kata-kata, dan doa yang hanya menjadi bisikan hati tetap sampai kepada Allah. Dia mengetahui semuanya. --- Malaikat yang Selalu Mencatat Setelah menjelaskan kedekatan-Nya, Allah mengingatkan bahwa setiap manusia ditemani dua malaikat pencatat amal. Allah berfirman: «"Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir." (QS. Qaf: 18)» Setiap kata tercatat. Bukan hanya pidato besar. Bukan hanya nasihat yang menginspirasi. Tetapi juga: - ucapan saat marah, - komentar yang merendahkan, - candaan yang menyakiti, - dan kata-kata yang dianggap sepele. Semuanya masuk dalam catatan. Karena itu Islam mengajarkan bahwa lisan bukan sekadar alat berbicara, tetapi amanah yang akan dipertanggungjawabkan. --- Kesadaran yang Membebaskan Sering kali manusia merasa bebas ketika tidak ada yang melihat. Qaf mengajarkan sebaliknya. Kebebasan sejati lahir ketika seseorang sadar bahwa Allah selalu melihatnya. Kesadaran ini melahirkan: - kejujuran tanpa perlu pengawasan, - kebaikan tanpa perlu pujian, - dan ketenangan tanpa perlu pengakuan manusia. Inilah yang disebut para ulama sebagai muraqabah — merasa selalu berada dalam pengawasan Allah. Bukan pengawasan yang menakutkan, tetapi pengawasan yang menenangkan. Karena kita tahu bahwa tidak ada satu pun kebaikan yang terlewat, dan tidak ada satu pun kezaliman yang luput dari perhitungan-Nya. --- Kepada-Nya Kita Kembali Menjelang akhir surat, Allah mengingatkan: «"Sesungguhnya Kami menghidupkan dan mematikan, dan kepada Kami-lah tempat kembali." (QS. Qaf: 43)» Pada akhirnya manusia tidak kembali kepada harta. Tidak kembali kepada jabatan. Tidak kembali kepada nama besar. Tidak kembali kepada dunia yang pernah dibanggakan. Kita semua akan kembali kepada Allah. Kepada Dzat yang menciptakan kita. Kepada Dzat yang mengetahui setiap bisikan hati. Kepada Dzat yang lebih dekat dari urat leher kita sendiri. --- Renungan Manusia yang paling merdeka bukanlah yang bebas melakukan apa saja. Tetapi yang hidup dengan kesadaran bahwa Allah selalu bersamanya.
2
10
37
955
𝕬𝖘𝖌𝖆𝖗 🌐 retweeted
Jun 7
Teman gue beli Avanza 2019. Harga 135 juta. Murah dikit dari pasaran. BPKB ada. STNK ada. Pajak hidup. Nama di BPKB sesuai KTP penjual. Semua keliatan beres. Langsung deal. Langsung transfer. 3 bulan kemudian. Dia mau jual lagi karena butuh uang. Calon pembeli baru minta cek fisik dulu. Bareng ke Samsat. Petugas cek nomor rangka. Diam lama. Terus bilang: "Pak, BPKB ini diduga palsu." Teman gue shock. Kira salah baca. Petugas tunjuk satu per satu. Serat kertas diterawang, gak ada benang merah biru. Nomor seri dicek di sistem, gak terdaftar. Hologram terlalu mulus. Terlalu licin. Palsu. Tapi hampir sempurna. Balik ke penjual. Nomor masih aktif hari pertama. Jawabnya: "Saya juga gak tau Pak, saya beli kondisi gitu." Telepon berikutnya. Tidak diangkat. Berikutnya lagi. Nomornya tidak aktif. Lapor polisi. Mobilnya ditahan sebagai barang bukti. Penjual belum ketangkap. 135 juta raib. Mobilnya raib. Penjualnya raib. BPKB palsu sekarang bukan kaleng-kaleng. Kertas mirip. Hologram mirip. Tanda tangan mirip. Mata telanjang gak akan ketahuan. Tapi ada 3 hal yang selalu ninggalin jejak: 1. Serat kertas. BPKB asli kalau diterawang — ada benang merah dan biru di dalam kertas. Palsu: polos. Atau seratnya dicetak, bukan tertanam. 2. Nomor seri. Tiap BPKB punya nomor seri unik yang terdaftar di sistem Polri. Cek di: bpkb.korlantas.polri.go.id Palsu: nomornya gak akan muncul. Atau muncul tapi datanya beda. 3. Tekstur cover. BPKB asli covernya agak kasar, ada tekstur grid halus. Palsu: terlalu mulus dan licin waktu dipegang. Tapi cek dokumen saja gak cukup. Nomor rangka dan mesin juga bisa dimanipulasi. Digerinda halus. Di-stamp ulang. Kelihatan mulus kalau cuma dilihat sekilas. Yang bisa deteksi: senter kuat kaca pembesar. Sorot miring ke nomor rangka. Kalau ada bekas gerindaan, batalkan transaksi. Ini checklist wajib sebelum bayar: Terawang kertas BPKB → cek serat merah biru. Cek nomor seri BPKB → ke website Korlantas Polri. Pegang cover BPKB → harus kasar, bukan licin. Sorot nomor rangka pakai senter → cek bekas gerindaan. Bandingkan digit per digit → satu angka beda = batalkan. Minta cek fisik bareng ke Samsat → gratis, 30 menit. TAMPARAN TERAKHIR: Lo pegang BPKB-nya. Tapi gak diterawang. Lo baca nomornya. Tapi gak dicek ke sistem. Lo lihat hologramnya. Tapi gak diraba teksturnya. Semua butuh kurang dari 5 menit. Tapi di-skip. Dan itu yang bikin 135 juta raib semalam.
70
1,778
4,948
262,735
Astaghfirullahalazim, untung gak meledak nek.. 😫😅
1
199
QS Al-Baqarah : 52 Ampunan Allah Lebih Besar dari Kesalahan Manusia > “Kemudian setelah itu Kami memaafkan kalian, agar kalian bersyukur.” (QS. Al-Baqarah: 52) --- ✨ Makna Besar Ayat Ayat ini sangat singkat. Namun di dalamnya terdapat lautan rahmat. Setelah Bani Israil melakukan kesalahan besar: ⚠ menyembah anak sapi Allah tidak langsung mengakhiri semuanya. Allah berfirman: > “Kami memaafkan kalian...” Ini menunjukkan: 💠 rahmat Allah lebih luas daripada dosa manusia. --- 🌱 Setelah Dosa Besar, Masih Ada Ampunan Menyembah anak sapi bukan kesalahan kecil. Itu adalah penyimpangan yang sangat besar. Namun Allah tetap membuka pintu ampunan. Ini mengajarkan: 👉 jangan pernah meremehkan dosa. Tetapi juga: 👉 jangan pernah meremehkan rahmat Allah. Karena sebesar apa pun kesalahan manusia... Allah tetap mampu mengampuni jika ia kembali dengan tulus. --- 🌿 Allah Tidak Mencari Alasan untuk Menghancurkan Sering kali manusia mengira: > "Aku sudah terlalu jauh." > "Aku sudah terlalu banyak salah." Padahal kisah ini menunjukkan: Allah lebih suka menerima taubat daripada menghukum. Bukan karena Allah membutuhkan manusia. Tetapi karena Allah Maha Pengasih. --- ✨ Mengapa Allah Memaafkan? Ayat ini memberikan jawabannya: > “Agar kalian bersyukur.” Menarik sekali. Allah tidak hanya ingin mengampuni. Allah ingin ampunan itu melahirkan: 💠 rasa syukur. Karena orang yang benar-benar merasakan ampunan Allah... biasanya menjadi: ✔ lebih rendah hati ✔ lebih lembut ✔ lebih dekat kepada Allah --- 🌱 Syukur yang Lahir dari Kesadaran Ada dua jenis syukur. Pertama: syukur karena menerima nikmat. Kedua: syukur karena menerima ampunan. Dan sering kali syukur yang kedua lebih dalam. Karena seseorang menyadari: > "Aku pantas dihukum, tetapi Allah masih memberi kesempatan." --- 🌿 Kesalahan Tidak Harus Menjadi Akhir Cerita Dalam pandangan manusia... kesalahan besar sering dianggap akhir. Tetapi dalam rahmat Allah... kesalahan bisa menjadi awal perubahan. Banyak hati menjadi lebih dekat kepada Allah justru setelah: ✔ menyesal ✔ bertaubat ✔ menyadari kelemahannya --- ✨ Allah Mengajarkan Harapan Jika ayat sebelumnya mengingatkan tentang penyimpangan... ayat ini mengingatkan tentang harapan. Karena Al-Qur'an selalu menyeimbangkan: ⚖️ peringatan dan rahmat ⚖️ takut dan harap ⚖️ keadilan dan kasih sayang Agar manusia tidak putus asa... dan tidak pula merasa aman dari kesalahan. --- 💬 Renungan > “Kadang nikmat terbesar bukan ketika Allah memberi apa yang kita minta... tetapi ketika Allah mengampuni apa yang kita lakukan.” --- 🌿 Pesan Mendalam QS Al-Baqarah:52 mengajarkan: 👉 jangan jadikan masa lalu sebagai alasan untuk menjauh dari Allah. Karena selama pintu taubat masih terbuka... jalan kembali juga masih terbuka. --- 🌱 Inti Ayat • Rahmat Allah lebih luas daripada dosa manusia • Ampunan Allah adalah nikmat besar • Taubat harus melahirkan rasa syukur • Kesalahan tidak harus menjadi akhir perjalanan • Harapan kepada Allah tidak boleh hilang --- 🌿 Penutup Ayat ini seperti pelukan bagi hati yang pernah jatuh: > “Jika Allah masih memberimu kesempatan hari ini... jangan habiskan waktumu untuk tenggelam dalam penyesalan. Gunakan kesempatan itu untuk kembali, bersyukur, dan mendekat kepada-Nya.”
3
6
39
709
QS Al-Baqarah : 51 Empat Puluh Malam yang Menguji Kesetiaan Hati > “Dan (ingatlah) ketika Kami menjanjikan kepada Musa empat puluh malam, kemudian kalian menjadikan anak sapi (sebagai sesembahan) setelah kepergiannya, dan kalian adalah orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Baqarah: 51) --- ✨ Makna Besar Ayat Setelah Allah menyelamatkan Bani Israil dari Fir'aun... terjadi sesuatu yang sangat mengejutkan. Nabi Musa dipanggil untuk bermunajat kepada Allah selama: 💠 empat puluh malam. Namun dalam waktu yang tidak terlalu lama itu... sebagian kaumnya justru membuat dan menyembah anak sapi. Padahal mereka baru saja menyaksikan: ✔ laut terbelah ✔ Fir'aun tenggelam ✔ pertolongan Allah yang nyata --- 🌱 Melihat Mukjizat Tidak Selalu Mengubah Hati Ayat ini menunjukkan satu kenyataan penting: 👉 masalah terbesar manusia sering bukan kurang bukti. Karena Bani Israil telah melihat mukjizat yang luar biasa. Tetapi ketika hati tidak dijaga... manusia bisa tetap menyimpang meskipun telah melihat kebenaran. --- 🌿 Bahaya Hati yang Tidak Sabar Menunggu Empat puluh malam menjadi ujian kesabaran. Kadang manusia ingin: jawaban yang cepat hasil yang cepat kepastian yang cepat Ketika penantian terasa panjang... sebagian orang mulai mencari pengganti selain petunjuk Allah. Padahal kesetiaan kepada kebenaran sering diuji oleh waktu. --- ✨ Anak Sapi: Simbol Ketergantungan kepada Selain Allah Anak sapi yang mereka sembah bukan sekadar patung. Ia menjadi simbol: ⚠ ketika manusia menggantungkan harapan kepada sesuatu selain Allah. Sepanjang sejarah, "anak sapi" hadir dalam banyak bentuk: harta yang dipuja kekuasaan yang diagungkan popularitas yang dikejar hawa nafsu yang diikuti Apa pun yang mengambil posisi Allah dalam hati... dapat menjadi "berhala" bagi manusia. --- 🌱 Lupa Nikmat, Lupa Pelajaran Mengapa mereka bisa jatuh secepat itu? Karena manusia yang tidak menjaga ingatan terhadap nikmat Allah... mudah melupakan pelajaran dari masa lalu. Padahal baru beberapa waktu sebelumnya mereka diselamatkan dari Fir'aun. Ini mengajarkan: 👉 mengingat nikmat Allah adalah bagian dari menjaga iman. --- 🌿 Kezaliman Terbesar Allah menyebut: > “Dan kalian adalah orang-orang yang zalim.” Dalam Al-Qur'an, kezaliman terbesar adalah: 💠 menempatkan sesuatu bukan pada tempatnya. Dan syirik adalah kezaliman terbesar. Karena hak ibadah yang hanya milik Allah... diberikan kepada selain-Nya. --- ✨ Ujian Setelah Nikmat Sering kali manusia mengira ujian hanya datang saat sulit. Padahal ayat ini menunjukkan: 👉 ujian juga datang setelah kemenangan. Setelah selamat dari Fir'aun... setelah melihat mukjizat... setelah menerima nikmat besar... justru datang ujian baru. Karena menjaga iman setelah mendapat nikmat kadang lebih sulit daripada bersabar saat kesulitan. --- 💬 Renungan > “Tidak cukup hanya mengalami pertolongan Allah. Yang lebih penting adalah tetap setia kepada-Nya setelah pertolongan itu datang.” --- 🌿 Pesan Mendalam QS Al-Baqarah:51 mengajarkan: 👉 hati manusia harus terus dijaga. Karena penyimpangan sering tidak dimulai dari kebencian terhadap kebenaran... tetapi dari kelalaian yang perlahan-lahan tumbuh. --- 🌱 Inti Ayat • Mukjizat tidak otomatis mengubah hati • Kesabaran adalah bagian dari keimanan • Syirik adalah kezaliman terbesar • Nikmat besar juga membawa ujian besar • Hati harus terus dijaga agar tidak menyimpang --- 🌿 Penutup Ayat ini seperti peringatan lembut bagi setiap mukmin: > “Jangan hanya berdoa agar diselamatkan dari kesulitan... berdoalah juga agar hatimu tetap setia kepada Allah setelah pertolongan itu datang.”
12
39
702
SURAT MUHAMMAD — Ketika Iman Dibuktikan dengan Pengorbanan Surat Muhammad adalah surat ke-47 dalam Al-Qur'an, terdiri dari 38 ayat. Ini adalah satu-satunya surat yang menggunakan nama Rasulullah ﷺ secara langsung sebagai nama surat. Namun surat ini bukan sekadar berbicara tentang Rasulullah. Surat ini berbicara tentang ujian keimanan yang membedakan antara orang yang benar-benar beriman dan orang yang hanya mengaku beriman. --- Dua Jalan, Dua Akhir Surat ini dibuka dengan perbandingan yang sangat jelas: - Orang-orang yang menolak dan menghalangi manusia dari jalan Allah, amal mereka akan sia-sia. - Orang-orang yang beriman dan beramal saleh, Allah akan memperbaiki keadaan mereka dan mengampuni dosa-dosa mereka. Dua kelompok. Dua pilihan. Dua hasil yang berbeda. --- Islam Tetap Menjaga Kemanusiaan Di dalam surat ini Allah juga menjelaskan aturan tentang perang dan tawanan. Bahkan dalam kondisi konflik, Islam tetap mengajarkan keadilan, belas kasih, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Kekuatan tidak boleh menghilangkan kemanusiaan. --- Gambaran Surga yang Dekat dengan Hati Manusia Allah menggambarkan surga dengan sungai-sungai: - Air yang tidak berubah rasanya. - Susu yang tidak basi. - Khamar yang tidak memabukkan. - Madu yang murni. Gambaran ini menunjukkan bahwa Allah memahami kebutuhan dan kerinduan manusia. Surga bukan hanya konsep yang abstrak, tetapi kenikmatan yang nyata dan sempurna. --- Bahaya Hati yang Terkunci Salah satu ayat yang paling menggugah dalam surat ini adalah: «"Maka apakah mereka tidak mentadabburi Al-Qur'an, ataukah hati mereka telah terkunci?" (QS. Muhammad: 24)» Allah memberikan dua kemungkinan: 1. Mereka tidak mau merenungkan Al-Qur'an. 2. Hati mereka telah terkunci. Banyak orang membaca Al-Qur'an, tetapi tidak membiarkan ayat-ayatnya berbicara kepada dirinya. Terkadang masalahnya bukan kurang membaca, tetapi kurang merenung. Setiap dosa yang dipertahankan, setiap kebenaran yang ditolak, dan setiap hawa nafsu yang terus diikuti dapat menjadi "kunci" yang menutup hati sedikit demi sedikit. --- Tadabbur dan Psikologi Modern Psikologi modern mengenal konsep deep processing (pemrosesan mendalam). Sebuah informasi akan lebih berpengaruh jika tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami, dirasakan, dan dihubungkan dengan kehidupan pribadi. Begitu pula dengan Al-Qur'an. Membaca tanpa tadabbur seperti air yang mengalir di atas batu. Sedangkan membaca dengan tadabbur seperti air yang meresap ke dalam tanah, lalu menumbuhkan kehidupan. Al-Qur'an tidak diturunkan hanya untuk dibaca, tetapi untuk mengubah manusia. --- Janji Allah yang Menguatkan Allah berfirman: «"Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." (QS. Muhammad: 7)» Tentu Allah tidak membutuhkan pertolongan manusia. Yang dimaksud adalah menolong agama-Nya: - Menegakkan kebenaran. - Membela keadilan. - Menjalankan perintah-Nya. - Mengajak kepada kebaikan. Ketika seorang hamba berusaha menjalankan bagian yang menjadi tanggung jawabnya, Allah menjanjikan pertolongan yang jauh lebih besar daripada kemampuan manusia. --- Kikir yang Sebenarnya Surat ini ditutup dengan peringatan yang sangat dalam: «"Barangsiapa yang kikir, maka sesungguhnya dia kikir terhadap dirinya sendiri." (QS. Muhammad: 38)» Saat seseorang enggan berinfak, berkorban, atau berkontribusi di jalan Allah, sebenarnya ia bukan sedang merugikan orang lain. Ia sedang merugikan dirinya sendiri. Karena setiap kesempatan beramal adalah kesempatan untuk mendekat kepada Allah, membersihkan jiwa, dan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. --- Pelajaran Utama Surat Muhammad Surat Muhammad mengajarkan bahwa iman bukan sekadar ucapan. Iman bukan hanya hafalan, pengetahuan, atau simbol-simbol keagamaan. Iman yang sejati terlihat ketika seseorang harus memilih antara kepentingan dirinya dan ketaatan kepada Allah.
1
6
34
993
𝕬𝖘𝖌𝖆𝖗 🌐 retweeted
Itu bukan "titik terang". Jangan tepuk tangan dulu. Yang muncul di permukaan hanya "secarik keterangan" ttg sisi gelap kekuasaan. SPPG brengsek itu bukan kecelakaan, ia adalah anak kandung dari sistem yg brengsek, satu sistem yg menganggap pengawasan cuma formalitas & pertanggungjawaban hanya sekadar "pertunjukan". Pun, yg ditangkap hanya 3 ekor serangga. 𝗣𝗮𝗱𝗮𝗵𝗮𝗹, 𝘀𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴𝗴𝗮 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻 𝘀𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴, 𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮 𝗵𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗵𝗶𝗱𝘂𝗽 𝗱𝗶 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺𝗻𝘆𝗮. Sarang itu dibangun oleh entitas yg lebih besar, lebih rakus, & lebih berkuasa. Jadi, jangan buru² menyebut itu penegakan, krn yg selalu terjadi hanya ritual berkala, utk membuktikan "jaring" masih bekerja, sembari memastikan ikan² besar tetap berenang tenang, meskipun di sungai yg dangkal. _____________ 𝗗𝗔𝗟𝗔𝗠 𝗧𝗔𝗧𝗔 𝗞𝗘𝗟𝗢𝗟𝗔 𝗣𝗘𝗠𝗔𝗡𝗚𝗦𝗔, 𝗞𝗘𝗦𝗔𝗟𝗔𝗛𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗟𝗔𝗟𝗨 𝗠𝗘𝗡𝗚𝗔𝗟𝗜𝗥 𝗞𝗘 𝗕𝗔𝗪𝗔𝗛, 𝗦𝗘𝗠𝗘𝗡𝗧𝗔𝗥𝗔 𝗞𝗘𝗠𝗨𝗟𝗜𝗔𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗟𝗔𝗟𝗨 𝗗𝗜𝗣𝗢𝗠𝗣𝗔 𝗞𝗘 𝗔𝗧𝗔𝗦. ______________ Itu cuma "pergantian pemain". . .
42
147
391
6,336
𝕬𝖘𝖌𝖆𝖗 🌐 retweeted
Tenang, walau 1 dollar skrng udah 18.000 Itu artinya rupiah lagi dilemahin, biar ekspor josss, toh beli tempe goreng masih pake rupiah. Ga pake dolar. Amanlah. Itu buktinya ibox, resto mewah, event2 fashion tetep rame. Ini ulah mata2 asing yg buat gaduh. Jaya jaya jaya
2,551
17,962
72,964
1,962,788
Nih hasilnya kata Cak GPT 😅
14
𝕬𝖘𝖌𝖆𝖗 🌐 retweeted
𝗡𝗘𝗚𝗔𝗥𝗔 "𝗣𝗔𝗡𝗘𝗡" 𝗞𝗟𝗔𝗥𝗜𝗙𝗜𝗞𝗔𝗦𝗜, 𝗞𝗘𝗠𝗨𝗡𝗚𝗞𝗜𝗡𝗔𝗡, 𝗗𝗘𝗡𝗜𝗔̀𝗟, 𝗗𝗔𝗡 𝗞𝗢𝗡𝗙𝗘𝗥𝗘𝗡𝗦𝗜 𝗣𝗘𝗥𝗦 | 𝑆𝑒𝑗𝑎𝑘 𝑚𝑒𝑛𝑗𝑎𝑏𝑎𝑡 𝑠𝑏𝑔 𝑝𝑟𝑒𝑠𝑖𝑑𝑒𝑛 𝑝𝑎𝑑𝑎 20 𝑂𝑘𝑡𝑜𝑏𝑒𝑟 2024, 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑖𝑑𝑒𝑛 𝑃𝑟𝑎𝑏𝑜𝑤𝑜 𝑠𝑒𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘𝑛𝑦𝑎 𝑚𝑒𝑙𝑎𝑘𝑢𝑘𝑎𝑛 26 𝑘𝑎𝑙𝑖 𝑟𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎𝑖𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑟𝑗𝑎𝑙𝑎𝑛𝑎𝑛 𝑑𝑖𝑛𝑎𝑠 𝑙𝑢𝑎𝑟 𝑛𝑒𝑔𝑒𝑟𝑖 𝑘𝑒 29 𝑛𝑒𝑔𝑎𝑟𝑎. 𝐷𝑎𝑟𝑖 590 ℎ𝑎𝑟𝑖 𝑚𝑒𝑛𝑗𝑎𝑏𝑎𝑡 𝑠𝑏𝑔 𝑝𝑟𝑒𝑠𝑖𝑑𝑒𝑛, 𝑠𝑒𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘𝑛𝑦𝑎 134 ℎ𝑎𝑟𝑖 𝑑𝑖ℎ𝑎𝑏𝑖𝑠𝑘𝑎𝑛 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑖𝑑𝑒𝑛 𝑃𝑟𝑎𝑏𝑜𝑤𝑜 𝑢𝑡𝑘 𝑟𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎𝑖𝑎𝑛 (𝑐𝑢𝑚𝑎) "𝑝𝑒𝑟𝑗𝑎𝑙𝑎𝑛𝑎𝑛" 𝑘𝑒 𝑙𝑢𝑎𝑟 𝑛𝑒𝑔𝑒𝑟𝑖 𝑡𝑠𝑏. _____________ Di Republik Komorbid ini, pertanyaan ttg panen kerap dijawab dgn laporan ttg 𝗽𝗲𝗿𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗻𝘂𝗷𝘂 𝘀𝗮𝘄𝗮𝗵. Seorang petani di desa "Omonomon" pulang dari pasar & bawa cerita. Ia berkata bhw hubungan dirinya dgn pedagang pupuk, kini meningkat jd '𝘾𝙤𝙢𝙥𝙧𝙚𝙝𝙚𝙣𝙨𝙞𝙫𝙚 𝙎𝙩𝙧𝙖𝙩𝙚𝙜𝙞𝙘 𝙋𝙖𝙧𝙩𝙣𝙚𝙧𝙨𝙝𝙞𝙥. Pun, ia berhasil 𝗯𝗲𝗿𝘁𝘂𝗸𝗮𝗿 𝗸𝗮𝗿𝘁𝘂 𝗻𝗮𝗺𝗮 dgn penjual traktor. Bahkan, ada nota kesepahaman utk kemungkinan pembelian benih di masa mendatang. Warga kampung lalu bertanya: " 𝘞𝘢𝘩 𝘣𝘢𝘨𝘶𝘴 𝘪𝘵𝘶, 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘱𝘢 𝘬𝘢𝘳𝘶𝘯𝘨 𝘱𝘢𝘥𝘪 𝘺𝘨 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬 𝘭𝘶𝘮𝘣𝘶𝘯𝘨 ?" Eh...petani itu malah tersinggung, lalu ia menggelar konferensi pers. Sembari memajang foto² dirinya, yg sedang jabat tangan, senyum, menandatangani kertas, foto bersama, & foto jabat tangan lagi dari sudut kamera yg berbeda. Warga kembali bertanya: "𝘒𝘢𝘮𝘪 𝘯𝘨𝘨𝘢' 𝘮𝘦𝘳𝘢𝘨𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘩𝘸 𝘱𝘢𝘯𝘫𝘦𝘯𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘫𝘢𝘣𝘢𝘵 𝘵𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯. 𝘒𝘢𝘮𝘪 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘢𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘱𝘢𝘥𝘪 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘵𝘶𝘮𝘣𝘶𝘩." Namun, para jubir petani segera menjelaskan bhw masyarakat gagal paham ttg diplomasi modern, krn menurut mereka, yg penting bukan padi, melainkan "𝗽𝗼𝘁𝗲𝗻𝘀𝗶 𝗽𝗮𝗱𝗶". Bahkan, bukan panen, tp "𝗽𝗲𝗹𝘂𝗮𝗻𝗴 𝗽𝗮𝗻𝗲𝗻". Pun, bukan hasil, melainkan "𝗽𝗿𝗼𝘀𝗽𝗲𝗸 𝗵𝗮𝘀𝗶𝗹". Desa Omonomon, perlahan memasuki era baru, di mana : - 𝗶𝗻𝘃𝗲𝘀𝘁𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗶𝘂𝗸𝘂𝗿 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗷𝘂𝗺𝗹𝗮𝗵 𝗽𝗿𝗲𝘀𝗲𝗻𝘁𝗮𝘀𝗶; - 𝗸𝗲𝗺𝗮𝗷𝘂𝗮𝗻 𝗱𝗶𝘂𝗸𝘂𝗿 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗷𝘂𝗺𝗹𝗮𝗵 𝗸𝗼𝗻𝗳𝗲𝗿𝗲𝗻𝘀𝗶 𝗽𝗲𝗿𝘀; - 𝗸𝗲𝗯𝗲𝗿𝗵𝗮𝘀𝗶𝗹𝗮𝗻 𝗱𝗶𝘂𝗸𝘂𝗿 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗷𝘂𝗺𝗹𝗮𝗵 𝗸𝗹𝗮𝗿𝗶𝗳𝗶𝗸𝗮𝘀𝗶; - 𝗽𝗲𝗿𝘁𝘂𝗺𝗯𝘂𝗵𝗮𝗻 𝗲𝗸𝗼𝗻𝗼𝗺𝗶 𝗱𝗶𝘂𝗸𝘂𝗿 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗸𝗲𝘁𝗲𝗯𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗺𝗮𝗽 𝗯𝗲𝗿𝗶𝘀𝗶 𝗠𝗼𝗨. ( Padahal, tak semua MoU berubah jd investasi). Sementara rakyat yg tanya ttg angka² konkret, dianggap tak paham visi besar & 𝗼𝗺𝗼𝗻𝗴 𝗯𝗲𝘀𝗮𝗿 𝗽𝗲𝘁𝗮𝗻𝗶 𝗶𝘁𝘂. Tapi, memang dlm tata bahasa kekuasaan modern, ada formula ajaib ; 𝗝𝗜𝗞𝗔 𝗛𝗔𝗦𝗜𝗟 𝗕𝗘𝗟𝗨𝗠 𝗧𝗘𝗥𝗟𝗜𝗛𝗔𝗧, tampilkan aktivitas. 𝗝𝗜𝗞𝗔 𝗔𝗞𝗧𝗜𝗩𝗜𝗧𝗔𝗦 𝗠𝗘𝗠𝗔𝗡𝗧𝗜𝗞 𝗖𝗨𝗥𝗜𝗚𝗔, tampilkan dokumentasi. 𝗝𝗜𝗞𝗔 𝗗𝗢𝗞𝗨𝗠𝗘𝗡𝗧𝗔𝗦𝗜 𝗗𝗜𝗣𝗘𝗥𝗧𝗔𝗡𝗬𝗔𝗞𝗔𝗡, pentaskan klarifikasi, mobilisasi para pendengung & batalion '𝘉𝘰𝘰𝘵𝘭𝘪𝘤𝘬𝘦𝘳 penguasa, di semua platform medsos, lalu gelar konferensi pers, pada kesempatan pertama. 𝗝𝗜𝗞𝗔 𝗞𝗟𝗔𝗥𝗜𝗙𝗜𝗞𝗔𝗦𝗜 𝗠𝗔𝗦𝗜𝗛 𝗗𝗜𝗣𝗘𝗥𝗧𝗔𝗡𝗬𝗔𝗞𝗔𝗡, umumkan bhw hubungan bilateral semakin erat, & kelebihan anggaran perjalanan petani kaya yg diambil dari kas desa, ditanggung pakai uang pribadi petani itu. Begitulah cara sebuah pertanyaan sederhana ttg hasil, malah bisa mengundang penjelasan yg berputar-putar keliling dunia, berkelana jauh, hingga menembus Sidratul Muntaha, lalu pulang tanpa pernah benar² dijawab. _____________ Tapi, ini bukan tentang petani. . . | Cc : "Buna" @setkabgoid 💕😉😁
Katanya cuma "jalan-jalan" ke luar negeri. Nyatanya, banyak kerja sama strategis yang dibawa pulang. 😬
Community note
Pernyataan bersama resmi menyatakan bahwa Indonesia dan Prancis sepakat untuk bekerja menuju kerangka Comprehensive Strategic Partnership di masa depan, bukan bahwa kemitraan tersebut telah terwujud saat ini. elysee.fr/en/emmanuel-ma… jakartaglobe.id/news/indonesia…
23
99
215
7,644
𝕬𝖘𝖌𝖆𝖗 🌐 retweeted
Silahkan mencoba semoga bermanfaat
17
812
2,264
101,945
Wis, keren..👍

5
149
𝕬𝖘𝖌𝖆𝖗 🌐 retweeted
𝘼𝙨𝙚𝙚𝙚𝙠 𝙗𝙤𝙡𝙤𝙤𝙤 💃💃💃 𝙆𝙚𝙟𝙖𝙧 𝙨𝙖𝙢𝙥𝙖𝙞 𝘼𝙉𝙏𝘼𝙍𝙏𝙄𝙆𝘼 𝙉𝙮𝙖𝙩𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙘𝙪𝙢𝙖 𝘿𝙍𝘼𝙈𝘼 𝘽𝙖𝙜𝙖𝙞𝙢𝙖𝙣𝙖 𝙗𝙤𝙡𝙤 ❓ 𝙎𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙠𝙤𝙥𝙞 𝙥𝙖𝙝𝙞𝙩
16
17
39
3,129